Sistem Penjaminan Mutu - Webometrics ranking universities

May 25 2014

Webometrics vs iklan PMB peguruan tinggi di koran

Published by at 12:57 am under Webometrics

Tulisan ini muncul karena ada yg membandingkan webometrics langsung dengan animo mahasiswa baru secara korelatif, bahkan muncul komentar lebih baik iklan di koran daripada untuk webometrics.  Nah itulah pemahaman pihak lain yang menginspirasi tulisan ini.

Webometrics dalam rangka pola wolrd class universities, merupakan salah satu cara praktis dalam melakukan bencmarking prestasi perguruan tinggi untuk kepentingan tertentu, yang parsial, artinya kalau melihat pergerakan webometrics, maka bicara soal media online dan kekayaan file ilmiah di media online.  Intinya adanya sebuah predikat atas kepedulian perguruan tinggi yang peduli akan keterbukaan ilmu.

Lalu kenapa tiba2 ada yang mengkorelasikan dengan mahasiswa baru dari iklan PMB di koran? Yah karena memang saat ini ada keresahan di beberapa perguruan tinggi berkenaan dengan rendahnya animo mahasiswa baru ke perguruan tinggi mereka, sehingga dicari sebabanya dan solusinya, kemudian ketika ada upaya perangkingan webometrics, resistensi muncul karena masih bergulat dengan animo mahasiswa baru.

Lalu bagaimana sebenernya posisi webometrics dalam penjaringan mahasiswa baru?

  • Perlu diperjelas kaedah marketing nya, bahwa webometrics sebenernya mengarah kepada upaya softselling, artinya promosi yang tidak langsung meminta masyarakat untuk segera mendaftar sebagai mahasiswa baru
  • Sedangkan Iklan koran, sangat jelas sifatnya hardselling,  memang promosi langsung dengan berabagai tawaran yang jelas, fokus teararah dan memang kadang ada iming2 yang ditawarkan sebagai stimulasi
  • Webometrics sebagai upaya membangun persepsi, baik bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa yang sedang menempuh studi, bahkan kepada alumni, persepsipun akan terbangun yang kedepan akan berdampak kepada animo mahasiswa baru, atau pun dampak lain misal kepercayaan kerjasama antar perguruan tinggi
  • Pola webometrics mengarah kepada promosi inetrnasional,  termasuk untuk asia tenggara, sehingga akan sangat berbeda dengan iklan koran nasional atau regional
  • Iklan koran langsung bergerak pada satu titik waktu, hari tertentu, kemudian iklan itu hilang, sedangkan di webometrics proses sosialisasi dan distribusi informasi bergerak secara online dan 24 jam nonstop
  • Basis pengembangannya, Iklan koran berbasis anggaran, webometrics berbasis kedisplinan administrasi online

Sehingga ketika ada yang mengkorelasikan antara media iklan koran dengan webometrics, saya kira itu ada pada dataran yang tidak bisa dibandingkan secara head to head, namun sekedar sebagai keresahan di satu sisi, dan keresahan lain di sisin lain karena harus melakukan upaya peningkatan kerja lebih tinggi di sistem kedisplinan media online.

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply