Sistem Penjaminan Mutu - Webometrics ranking universities

May 22 2014

Kedisiplinan berpengaruh terhadap prestasi webometrics

Published by at 12:28 pm under Webometrics

Semangat membangun media online perguruan tinggi yang memiliki daya saing tinggi secara nasional dan internasional, memang tidak boleh hanya menuju webometrics ranking, tentu banyak indikator dari faktor internal dan eksternal yg harus diraih, sehingga perguruan tinggi sebaiknya memiliki action plan, checklist, sistem monitoring evaluasi yg jelas. Karena jika tidak dilakukan monitoring internal, nantinya banyak yg "tersinggung dan tersungging" ketika monitoring dr eksternal seperti webometrics, 4icu, google scholar, lebih dominan dan menjadi konsumsi pemberitaan media masa nasional dan internasional.  Ada kerendahan hati bagi setiap pengelola perguruan tinggi, atas fenomena monitoring dominan dr eksternal, dan tidak bisa disikapi emosional dr internal perguruan tinggi, karena pergerakan informasi dari pihak eksternal, tidak akan bisa dibendung, mau tidak mau media massa akan menjadi kontrol sosial sepanjang hayat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dr

  1. Upaya apa untuk mengembangkan media online yang memiliki relevansi terhadap masyarakat luas, salah satunya adalah dengan melihatn indikator penilaian webometrics sebagai salah satu landasan berpikir
  2. Meningkatkan kesadaran bahwa webometrics memiliki jadwal rutin dalam penilaian, 6 bulan sekali sehingga dapat dijadikan cerminan rutin, apakah ada kenaikan signifikan dalam indikator yang diupayakan perguruan tinggi.
  3. Ketika dalam mobil ada speedometer, maka percepatan dan kecepatan akan mobil mudah dipantau, aspek teknis juga masih terpantau, sama halnya dengan peningkatan aspek teknis dalam indikator webometrics dapat untuk menjadi acuan peningkatan secara individual (meilhat prestasi hny dari kacamata perguruan tinggi itu sendiri, tidak komparatif)
  4. Webometrics memiliki dukungan dari berbaga peneliti, sehingga metodologinya terus dikembangkan ke arah yg sesuai dengan harapan dunia edukasi. Tim Peneliti Cybermetrics yang menggawangi pola perangkingan webometrics, selalu membuka diri terhadap masukan dari seluruh pelosok dunia.

Namun dari serangkaian uraian di atas, ada beberapa benang merah dari sisi taktis, agar webometrics bukan tujuan akhir, namun dasar pijakan untuk berpikir agar media online peerguruan tinggi lebih baik dengan indikator yg jelas standar dunia, menuju world class university.

Beberapa hal yang menjadi catatan

  1. Mendorong kecermatan dalam melakukan upaya peningkatan media online, bukan sekedar feeling dan spontanitas, tapi memilki action plan yang tegas jelas dengan relevansi tinggi dengan indikator metode pemeringkatan world class university.
  2. Meningkatakan kedispilinan baik dari rencana, pelaksanaan terutama monitoring rutin, sehingga peningkatan media online per unit di fakultas menjadi terpantau, sehingga tidak saja perangkat dokumen offline yg melulu dipantau dan diaudit,tapi media online juga menjadi bagian dasar.
  3. Meningkatkan ketergantungan stakeholder untuk menggunakan media online sebagai salah satu cara distribusi informasi yang dibaca setiap saat, artinnya kedisiplinan tidak saja muncul dari proses pengelolaan website tetapi juga penggunanya.
  4. Kedisiplinan dari kejelasan informasi, aritnya bukan sekedar tulisan asal ketik, mentang2 di media online menghapus teks tinggal tekan DELETE atau BACKSPACE tetapi ada kejelasan aturan, agar tidak terjadi kesalahan informasi yg cepat menyebar dan terlanjur dikonsumsi di banyak pihak, meski mudah dikoreksi namun ada faktor keterlanjuran yg bisa menjadi cacat informasi bagi banyak pihak.
  5. Dispilin dalam pengelolaan teknis dan muatan statistik, artinya bisa melihat aspek mana saja yang diminati pembaca dan sama sekali tidak dilihat, karena mungkin aspek taxonomy, tipografi dll
  6. Disipilin dalam melihat sisi mana kepentingan stakeholder yang sangat terbantu dengan informasi di media online. Dengan sangat terbantunya informasi di media online, dan ikhlas memberikan link ke web lain, tentu akan berpengaruh kepada penilaian webometrics.

Sehingga kedisplinan dari segala aspek mempengaruhi hasil penilaian webometrics ranking, terwujudnya audit web akan menjadi tatatan kualitas informasi semakin kredibel, jangan sampai keduluan masyarkat yg mengAUDIT dengan anarkis. (baca: gaya audit sedapetnya)
SO, tidak usah gelisah dengan webometrics ranking, itu akan menjadi biasa, dan tidak menakutkan kelak jika sudah tertanam kedisiplinan online.

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply