Archive for May, 2014

May 25 2014

Webometrics vs iklan PMB di koran

Published by under Webometrics

Tulisan ini muncul karena ada yg membandingkan webometrics langsung dengan animo mahasiswa baru secara korelatif, bahkan muncul komentar lebih baik iklan di koran daripada untuk webometrics.  Nah itulah pemahaman pihak lain yang menginspirasi tulisan ini.

Webometrics dalam rangka pola wolrd class universities, merupakan salah satu cara praktis dalam melakukan bencmarking prestasi perguruan tinggi untuk kepentingan tertentu, yang parsial, artinya kalau melihat pergerakan webometrics, maka bicara soal media online dan kekayaan file ilmiah di media online.  Intinya adanya sebuah predikat atas kepedulian perguruan tinggi yang peduli akan keterbukaan ilmu.

Lalu kenapa tiba2 ada yang mengkorelasikan dengan mahasiswa baru dari iklan PMB di koran? Yah karena memang saat ini ada keresahan di beberapa perguruan tinggi berkenaan dengan rendahnya animo mahasiswa baru ke perguruan tinggi mereka, sehingga dicari sebabanya dan solusinya, kemudian ketika ada upaya perangkingan webometrics, resistensi muncul karena masih bergulat dengan animo mahasiswa baru.

Continue Reading »

No responses yet

May 22 2014

Kedisiplinan berpengaruh terhadap prestasi webometrics

Published by under Webometrics

Semangat membangun media online perguruan tinggi yang memiliki daya saing tinggi secara nasional dan internasional, memang tidak boleh hanya menuju webometrics ranking, tentu banyak indikator dari faktor internal dan eksternal yg harus diraih, sehingga perguruan tinggi sebaiknya memiliki action plan, checklist, sistem monitoring evaluasi yg jelas. Karena jika tidak dilakukan monitoring internal, nantinya banyak yg "tersinggung dan tersungging" ketika monitoring dr eksternal seperti webometrics, 4icu, google scholar, lebih dominan dan menjadi konsumsi pemberitaan media masa nasional dan internasional.  Ada kerendahan hati bagi setiap pengelola perguruan tinggi, atas fenomena monitoring dominan dr eksternal, dan tidak bisa disikapi emosional dr internal perguruan tinggi, karena pergerakan informasi dari pihak eksternal, tidak akan bisa dibendung, mau tidak mau media massa akan menjadi kontrol sosial sepanjang hayat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dr

  1. Upaya apa untuk mengembangkan media online yang memiliki relevansi terhadap masyarakat luas, salah satunya adalah dengan melihatn indikator penilaian webometrics sebagai salah satu landasan berpikir
  2. Meningkatkan kesadaran bahwa webometrics memiliki jadwal rutin dalam penilaian, 6 bulan sekali sehingga dapat dijadikan cerminan rutin, apakah ada kenaikan signifikan dalam indikator yang diupayakan perguruan tinggi.
  3. Ketika dalam mobil ada speedometer, maka percepatan dan kecepatan akan mobil mudah dipantau, aspek teknis juga masih terpantau, sama halnya dengan peningkatan aspek teknis dalam indikator webometrics dapat untuk menjadi acuan peningkatan secara individual (meilhat prestasi hny dari kacamata perguruan tinggi itu sendiri, tidak komparatif)
  4. Webometrics memiliki dukungan dari berbaga peneliti, sehingga metodologinya terus dikembangkan ke arah yg sesuai dengan harapan dunia edukasi. Tim Peneliti Cybermetrics yang menggawangi pola perangkingan webometrics, selalu membuka diri terhadap masukan dari seluruh pelosok dunia.

Continue Reading »

No responses yet

May 20 2014

Webometrics dan budaya organisasi menuju world class university

Published by under Webometrics

Kekuatan perguruan tinggi dan kualitas perguruan tinggi menjadi bagian dari alat persaingan saat ini. Kekuatan di satu titik mungkin tidak dibarengi total quality management (TQM) namun pola-pola yang parsial, akan tetapi karena indikator kekuatan itu menjadi Global Rank, maka akan menjadikan mudah terlihat prestasi tersebut di mata masyarakat. Sehingga dari sisi promosi dan kekuatan brand akan memiliki persepsi di atas rata-rata yang lain di mata masyarakat terutama yang awam.

Kualitas parsial perguruan tinggi pun, belum tentu menjadi kekuatan sebenernya, karena bisa saja kualias itu bersifat overhaul, tidak terlihat (invisible). Namun jika diimbangi dengan budaya organisasasi yang baik, integrasi dalam pencapaian misi visi perguuan tinggi maka akan memiliki impact yang baik, setidakny ada nya contiunuos improvement.  Budaya organisasi sendiri dalam perguruan tinggi juga dipengaruhi kekuatan "siapa" pemilik perguruan tinggi tersebut, apakah dari kekuatan lembaga keagamaan, lembaga bisnis, lembaga sosial, dari instansi pemerintah.

Saya memiliki pengalaman menarik dimana bisa melihat beberapa perguruan tinggi yang menjadikan tim kami sebagai pendamping implementasi manajemen mutu. Mulai dari perguruan tingggi muhammadiyah, perguruan tinggi islam negeri, dan perguruan tinggi bentukan dari yayasan di TNI AU. Ketiganya memiliki budaya organisasi yang masih memiliki karakteristik bawaan.

Continue Reading »

No responses yet

May 20 2014

Karakter webometrics & 4icu dalam world class university

Published by under 4icu,Webometrics

Tidak semua memahami penekanan indikator yang dilakukan oleh pihak2 dalam mendukung pola world class university, terutama pada pola 'karakter' webometrics dan 4icu. Tentu ini mempengaruhi resistensi terhadap sistem perankingan ini jika tidak bisa meilihat secara proporsional,  banyak pihak yang menganggap bahwa ranking ini hanya semata angka, tidak pada pada dataran filosofis, kenapa angka itu bisa muncul dari faktor prestasi yang mana?
Webometrics ranking
Webometrics ranking menekankan kepada pentingnya komunikasi antar web perguruan tinggi, pola ini menerapkan konsep web 2.0 yang artinya terjadi dorongan sesama web memiliki jalinan, webometrics juga memberikan penekanan filosofis dalam pembedayaan media online untuk menyusun keterbukaan ilmu dalam media online, dengan penekananan pada karya ilmiah, jurnal dll yang menunjang pola mencerdaskan dunia dengan kajian bermutu tinggi dari perguruan tinggi.

4icu ranking
4icu ranking menekankan kepada jalinan antar web dan penekanan pemanfaatan media online dari rating aksesnya, sehingga dari sini sangat kelihatan harapan dari metode penilaian ini web mampu dipercaya oleh web lain dalam konsep web 2.0, dengan melihat kekuatan jalinan web, tidak sekedar menjalin asal-asalan, sehingga mempengaruhi minat stakeholder untuk semakin bergantung kepada media online dalam kebutuhan informasi, misal untuk kepentingan mahasiwa, dengan info layanan akademis dan administratif.

Dari keduanya, webometrics ranking dan 4icu ranking dapat menjadi paramater sejauh mana perguruan tinggi memiliki disiplin administrasi onlinenya karena keteraturan di offline harus diimbangi juga keteraturan di media online dalam konsep keterbukaan potensi, sistem di instistusi pendidikan.

Namun 4icu ranking dan webometrics ranking tidak simetris dengan penilaian BAN PT, sehingga jangan latah selalu melakukan komparasi HEAD TO HEAD keduanya dengan hasil akredistasi BAN PT. Dorongan setiap penilaian world class university sebenernya memiliki kekuatan yang bagus dalam menyatukan persepsi dalam penyususnan action plan perguruan tinggi, namun menggunakan bahasa yang integrasi dengan rencana lain kaena juga berkenaan dengan kesiapan SDM dan infrastuktur.

No responses yet