Sistem Penjaminan Mutu - Webometrics ranking universities

Feb 21 2014

Webometrics, apa harus korelatif dg animo mahasiswa baru?

Published by at 3:34 pm under Webometrics

bincang2 dalam sebuah ruangan kampus di sebuah kota tentarang webometrics ranking,  ada tokoh penting, ada pimpinan perguruan tingginya, ada dosen yang baru lulus S3nya, ada dosen yang baru menjabat posisi baru, awalnya ketika masuk dalam ruangan itu saya langsung dapat sapaan menyenangakan dari pimpinan universitas di kota tersebut "Nah ini dia Mr Webo"  yah sebutan ini sebagai apresiasi karena sudah lebih dari 5 tahun fokus dalam webometrics ranking ini.

Namun ketika saya duduk, nyeletuklah salah satu dalam ruangan itu "Apa masih bisa webometrics ranking menarik minat mahasiswa baru?" tanya salah satu orang di ruangan itu. KOntan saja salah satu pimpinan menerangkan singkat, intinya tetap ke arah positif, walau ada nilai tren di sana.

Terus terang karena sy baru datang saya belum menanggapi apapun, karena tidak tahu apa materi diskusi informal sebelumnya. Namun akhirnya saya tulis sajalah di blog ini, tentang webometrics ranking, apa harus korelatif dg animo mahasiswa baru?

Pertama, tidak semua prestasi perguruan tinggi harus dikorelatifkan dengan animo mahasiswa barunya yang meningkat, jangan berpikir transaksional, karena ada prestasi individu dan prestasi kolektif. Prestasi individu misal dari mahasiswanya, dosennya, karyawannya, dll Ada juga yang sifatnya koletif, salah satunya webometrics ranking ini. Adakah selalu orang meributkan seorang mahasiswa yg tiba2 juara lomba catur se Indonesia, dengan kalimat "apakah pengaruh juara catur ke animo mahasiswa baru?".

Kedua, prestasi webometrics bisa bersifat alamiah, tidak ada upayapun secara khusus  yg sengaja mengarah kepada peningkatan ranking webometrics bisa mendapatkan posisi yg baik, dengan syarat pola administrasi digital di perguruan tinggi berjalan dengan baik, upload skripsi mandiri oleh mahasiswa, upload jurnal karya ilmiah lain juga mandiri, pola penulisan blog juga mandiri oleh dosen, mahasiswa, karyawan. Forum online kampus juga begitu hidup, media e community kampus begitu aktif dll

Ketiga, bahwa mengenal kembali konsep branding, maka sebuah universitas memiliki kekuatan brand yg terus dibangun  untuk memiliki persepsi yang baik, dari sisi kepercayaan ini, tentu banyak aspek yang menjadi pertimbangan pribadi masing-masing individu, bagaikan sebuah rumah panggung yang ditopang banyak tiang kayu, maka  masing2 tiang memiliki beban dan fungsi menahan benda yang berbeda, sama dengan aspek branding, tidak bisa hanya dari 1 lini saja, maka semua masyarakat akan percaya, webometrics dan 4icu menjadi acuan dasar dari sisi penilaian aspek media online yang komparatif sedunia.  Sehingga persepsi yang dibangun, tidak hanya ke Indonesia saja, bermodal BAN PT tetapi juga ke mancanegara, atas point popularitas hasil webometrics ranking.

Keempat, kalau y komentar webometric tidak ada gunanya, terutama untuk menjaring mahasiwa baru, maka perlu dipertanyakan, apakah memahami secara utuh (bukan parsial) manfaat motivasi webometrics ranking ini, antara lain, karena webometrics mengandalkan pencarian berbasis search engine untuk mendapatkan point, maka mau tidak mau sebuah website jika ingin unggul di webometrics ranking maka memiliki stuktur web yang SEO FRIENDLY, atau istilah dasarnya SEARCH ENGINE FRIENDLY, nah dampaknya maka

  • web perguruan tinggi akan semakin mudah dikenal search engine
  • semakin banyak halaman web perguruan tinggi yg di index Google
  • semakin informatif web perguruan tinggi di search engine karena keyword penting yg dicari masyarakat online bisa kearahkan ke web perguruan tinggi
  • semakin banyak lin k yg lahir secara alamiah dari pembara, alumni, mahasiswa ke web perguruan tinggi

Sehingga dampaknya adalah KETERBACAAN konten web perguruan tinggi semakin baik di media online, dan itu sangat potensial untuk meningkatkan online branding di media online.. Ketika masyarakat mengetikkan  keyword "psikologi anak" maka web Fakultas PSIKOLOGi PTS ini di akses, ketika ada yan mencari di Google dg KEYWORD : Fakultas Ekonomi Yogyakarta (baca sedang nyari fakultas ekonomi di YOGYA) maka web fakultas FAKULTAS EKONOMI PTS Ini nomor 1 dan tentu paling cepat di akses daripada yg lain, termasuk web yg tidak bisa muncul dalam pencarian seacrh engine akan kehilangan peluangnya.

Sehingga dorongan webometrics bukan ke ranking saja loh, tapi standar kualitas media online perguruan tinggi, agar semakin dekat dengan masyarakat, seacrh engine dan stakeholdernya. Ranking hanya sebuah impact

Comments Off on Webometrics, apa harus korelatif dg animo mahasiswa baru?

Comments are closed at this time.